FORGOT YOUR DETAILS?

Procurement

proc

 

Procurement adalah suatu istilah yang mencakup seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Owner dalam mewujudkan pengadaan, baik barang, peralatan dan mesin-mesin maupun bangunan/konstruksi maupun perbaikan atau perawatan atas aset yang dimiliki.

Procurement diawali dengan merancang strategi proyek, yang mencakup menimbang manfaat, resiko dan batasan pembiayaan yang melekat pada proyek yang akan dilaksanakan dan pada akhirnya akan tercermin pada pemilihan jenis kontrak yang akan dipakai

Pada setiap proyek, umumnya Owner akan berfokus pada tiga elemen yaitu waktu pelaksanaan, biaya yang harus dikeluarkan dan mutu atau kepuasan atas hasil desain dan hasil fisik bangunan.

 

Procurement dalam dunia konstruksi, adalah suatu proses yang mencakup tahapan :

  • Penetapan kriteria proyek atau pekerjaan yang akan dilaksanakan
  • Pengaturan kerangka kontraktual
  • Pengaturan tender dan proses pemilihan
  • Pelaksanaan tender
  • Penetapan pemenang tender dan pembuatan kontrak

 

Beberapa jenis procurement/pengadaan yang umum digunakan :

  • Traditional procurement
  • Design and build procurement
  • Management procurement

Pada aplikasinya, tiap jenis procurement mempunyai pengembangan atau variasi masing-masing tergantung kebutuhan dari Owner.

 

Overview

Pembelian mencakup faktor-faktor seperti pengiriman dan penanganan, manfaat, dan fluktuasi harga yang akan menghasilkan dibuatnya keputusan untuk melakukan pembelian yang menggunakan metode analisis ekonomi seperti analisis biaya-manfaat atau analisis biaya-utilitas, termasuk analisis tanpa resiko dan orang-orang dengan risiko, yang melibatkan biaya atau manfaat, sebagai konsep nilai yang diharapkan dapat digunakan.

Procurement sering dibagi menjadi dua kategori yang berbeda, yaitu direct procurement dan in-direct procurement. Untuk Direct Procurement kegiatan yang dilakukan terjadinya di dalam pengaturan manufaktur saja, yang mencakup semua item yang merupakan bagian dari produk jadi, seperti bahan baku, komponen dan suku cadang, sedangkan In-Direct Procurement adalah kegiatan pembelian yang bukan merupakan kegiatan produk bahan baku, seperti perlengkapan kantor dan pelumas mesin, sebagai layanan yang kompleks termasuk alat berat dan jasa konsultasi.

 

Understanding

Procurement adalah kegiatan untuk memperolehan barang, jasa atau karya dari sumber eksternal dimana barang, jasa atau karya yang dibeli menggunakan biaya yang efisien dan efektif atas kuantitas, kualitas, waktu dan lokasi yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan, serta meminimalkan penipuan dan kolusi.

Sasaran

  1. Dapat melakukan analisis gap pembelian
  2. Melakukan pengukuran kinerja organisasi
  3. Mengetahui metode evaluasi harga
  4. Menggunakan indeks harga pembelian
  5. Menjalin hubungan baik dan melakukan pengukuran kinerja pemasok
  6. Melakukan perencanaan spesifikasi produk dan proses pengadaan
  7. Mengembangkan rencana strategis pembelian
  8. Melakukan efisiensi dan efektifitas biaya untuk pengadaan peralatan dan jasa
  9. Meningkatkan produktivitas seluruh organisasi dengan lebih baik pada waktu pengiriman barang-barang yang berkualitas tinggi dan layanan prima

 

TOP